Breaking News

Rawan Kejahatan dan Kecelakaan, IPPEMTT minta Lampu Jalan di Pantai Lasikin

,
Rawan Kejahatan dan Kecelakaan, IPPEMTT minta Lampu Jalan di Pantai Lasikin
Ketua Ikatan Pemuda Pelajaran Mahasiswa Teupah Tengah ( IPPEMTT), Ahmad Farhan.

SIMEULUE -- Ketua Ikatan Pemuda Pelajaran Mahasiswa Teupah Tengah ( IPPEMTT), Ahmad Farhan minta Pemerintah Simeulue untuk memasang lampu Penerang Jalan Umum (PJU) lintas jalan utama di jalur Pantai Lasikin, kawasan tersebut sama sekali belum memiliki lampu jalan.

Kondisi yang gelap pada malam hari tanpa penerangan di khawatirkan akan menggangu pengguna jalan, bahkan rawan akan tidak kejahatan. Pantai Lasikin merupakan wilayah  ekonomi bagi pedagang ikan atau nelayan.

Warga kecamatan Teupah Tengah yang mengais rezeki di pinggiran jalan Pantai Lasikin dan Sua Sua mengeluhkan kondisi jalan tersebut.  Jalur tersebut sudah tergolong wilayah ramai masyarakat melintas dan berkegiatan di malam hari, terutama hilir mudik masyarakat untuk mencari rezeki.

"Warga sekita juga turut meminta pemkab agar lampu penerangan di jalan ini segera dibangun, karena memang pada malam hari jalan ini sangat gelap sekali untuk di lintasi masyarakat," ujar Farhan, kepada mimbaraceh.com, Senin, 7 Juni 2021.

Lebih lanjut farhan menyebutkan pengguna jalan yang melewati jalur tersebut menuju kota Sinabang sangat resah, karena tidak adanya lampu penerangan jalan tersebut karena khawatir rawan kecelakaan dan juga sering melintas nya binatang ternak seperi kerbau sapi Sehingga berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

"Sebagai jalan utama sebaiknya jalan tersebut diperhatikan oleh pemkab, agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, baik itu gangguan hewan ternak maupun tindak kejahatan," lanjutnya

Ditambahkan Ia, sejak tahun 2019 jalan tersebut belum memiliki lampu jalan sehingga minim cahaya pada saat malam hari, namun pihak pemerintah kabupaten simeulue terkesan mengabaikan kondisi tersebut, semenjak jalan tersebut di alihkan.

"Pemerintah kabupaten Simeulue tolong dengarkan keluhan rakyat" tekanya kepada pemerintah setempat melalui media. (Ardiansyah)

Komentar

Loading...