Breaking News

Omset Menggiurkan Bisnis Air Tebu Selama Ramadhan

Omset Menggiurkan Bisnis Air Tebu Selama Ramadhan
Sifa, Penjual air tebu manis, di Aceh Besar. 11 Mei 2021.

ACEH BESAR -- "Berbukalah dengan yang manis." Kalimat ini sering kita dengar saat bulan ramadan. Anjuran berbuka dengan yang manis merujuk pada hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud.

Berikut bunyi arti dari hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud tersebut: "Rasulullah SAW. Berbuka puasa dengan beberapa kurma matang dan basah sebelum melangsungkan Shalat."

Hadis ini menjadi dasar masyarakat Indoensia, Khususnya, Aceh dalam mencari kuliner buruan menu berbuka puasa, salah satunya yaitu kuliner air tebu. Dibuktikan banyaknya penjual air tebu disepanjang pinggiran jalan, baik di Banda Aceh, maupun kawasan Aceh Besar.

Rasanya yang manis apalagi ditambahkan es batu membuat rasanya makin segar melepas dahaga setelah 14 jam menahan makan dan minum. Tingginya minat masyarakat untuk membeli air tebu juga dipelopori oleh panasnya cuaca selama bulan Ramadhan.

Salah satu pedagang air tebu yang berada didaerah Kajhu, Baitussalam mengungkapkan, rata-rata dalam sehari dirinya bisa menjual 40-50 gelas.

“untuk satu gelas dijual dengan harga Rp 5.000, apalagi bila cuacanya sedang panas terik bisa ludes 1 jam sebelum waktu berbuka. Omset perhari Rp 250.000 sampai Rp 300.000 bahkan bisa lebih bila cuaca makin mendukung”. Ungkap Sifa, saat ditemui jualannya sudah ludes habis 1 jam sebelum waktu berbuka. Selasa, 11 Mei 2021.

Untuk bahan baku tebu langsung diimpor dari daerah takengon, jenis tebu takengon yang terkenal dengan rasanya yang manis dan nikmat. “tebunya langsung dari takengon” ungkapnya.

Sedangkan modal hanya Rp 300.000 per 3 hari. Artinya total omset yang diraih pada akhir Ramadhan mencapai Rp 7.000.000. (Ogek)

 

Komentar

Loading...