Breaking News

Gubernur Nova Instruksikan Tes Narkoba ASN

Gubernur Nova Instruksikan Tes Narkoba ASN

BANDA ACEH -- Gubernur Aceh, Nova Iriansyah instruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh dan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) untuk melakukan tes narkoba melalui urine. Nova telah memulai kebijakan itu, Gubernur dan Sekda, serta jajaran pimpinan SKPA langsung melakukan tes urine, di Meuligoe Gubernur. Rabu, 5 Mei 2021.

“Saya berharap dan haqqul yakin kita bersih. Apa yang kita lakukan hari ini, hanyalah upaya konfirmasi atas keyakinan tersebut. Jadi, kalau bersih kenapa harus risih,” ujar Nova, saat sebelum melakukan tes urine.

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Heru Pranoto, mengaku terkejut dengan inisiasi Gubernur Aceh melakukan tes narkoba massal kepada seluruh pejabat dan jajaran Pemerintah Aceh. 

“Kami sangat mengapresiasi langkah deteksi dini yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh. Ini adalah upaya preventif yang sangat kami apresiasi. Mari lindungi diri, keluarga dan lingkungan kita, jadilah pelopor bagi upaya pencegahan peredaran gelap narkoba,” ujar Heru.

Gerakan test urine massal di jajaran Pemerintah Aceh itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Aceh terhadap Badan Narkotika Nasional Aceh dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, terutama dalam wilayah Aceh.

Sebelumnya, Gubernur bersama BNN Aceh melakukan deklarasi Gerakan Anti Narkoba ASN Aceh atau disingkat GANAS Aceh. Gerakan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Aceh kepada BNN yang sedang berupaya mewujudkan Aceh bersih dari Narkoba atau Aceh Bersinar.

Saat BNN bersama aparatur terkait lainnya mengamankan sabu seberat 2,5 ton beberapa waktu lalu, Kekhawatiran Nova, akan marak peredaran gelap narkoba semakin memuncak di Aceh,

“Pengungkapan sabu seberat 2,5 ton beberapa waktu lalu, tentu sangat membuat kita terhenyak. Berangkat dari kekhawatiran tersebut, saya meyakini perlu upaya luas dan masif sebagai bentuk dukungan kepada Badan Narkotika Nasional." kata Nova.

Sebagai abdi negara, sambung Nova, ASN harus mendukung BNN dengan terlibat aktif dan menunjukkan ketauladanan pada upaya-upaya pencegahan narkoba.

“Sebagai tauladan , kita tentu harus membuktikan bahwa para pejabat di Pemerintahan Aceh ini benar-benar terbebas dari paparan narkoba. Hari ini, petugas dari BNN Aceh akan memeriksa urine kita termasuk saya, meski sulit, namun, dengan sinergi semua pihak, maka upaya perang terhadap narkoba ini akan membuahkan hasil yang signifikan.” ujar Nova, sejenak sebelum pemeriksaan urine itu.

Sementara itu, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Heru Pranoto, mengaku terkejut dengan inisiasi Gubernur Aceh dengan melakukan tes narkoba massal kepada seluruh pejabat Pemerintah Aceh. Heru mengapresiasi langkah Gubernur sebagai upaya deteksi dini yang sangat efektif.

Heru juga mengungkapkan, hingga saat ini secara nasional baru Aceh yang telah menerbitkan regulasi terkait upaya pencegahan narkoba, yaitu Instruksi Gubernur terkait nomor ingub no 4 tahun 2021 terkait desa bersinar.

Dalam sambutannya, Heru juga berpesan, meski saat ini pemerintah sedang fokus dengan penanganan covid-19, tapi kita tidak boleh lengah. Karena bahaya dan daya rusak narkoba sama berbahaya dengan covid-19.

Usai menjalani tes urine, Sekda didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto meninjau langsung kegiatan serupa di Kantor Pusat Operasional Bank Aceh Syariah, kantor Bank BPR Mustaqiem Sukamakmur dan Kantor cabang Bank Aceh Syariah Kota Banda Aceh.

Tak hanya menyasar ASN, GANAS juga akan menyasar para pegawai daerah yang bekerja di sejumlah Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) yaitu Bank Aceh Syariah, Bank BPR Mustaqim, PT Pema dan BPMA. Total akan ada 2.536 ASN dan pegawai BUMA yang akan di tes narkoba.

Komentar

Loading...