Breaking News

Ganti Baju Kabar Bohong

,
Ganti Baju Kabar Bohong

Oleh: Mahdi Andela. 

Fenomena hoaks atau penyebaran berita bohong secara meluas dan berdampak besar bukanlah hal baru dalam sejarah manusia. Hal ini sudah terjadi sejak masa Nabi Adam AS. Ketika itu, Nabi Adam mendapat kabar bohong dari Iblis sehingga terusir dari surga. Hingga masa Nabi Muhammad SAW bahkan dalam kehidupan umat Islam di akhir zaman ini, hoaks semakin marak terjadi.

Hoaks biasanya menyebar bagai virus. Sehingga wajar saja banyak kabar hoaks yang menjadi terkenal dan viral dan bahkan orang-orang dengan tanpa sadar ikut menyebarkan berita tersebut.

Penyebaran berita hoaks juga terjadi ketika Nabi Nuh AS dituduh orang gila yang berambisi menjadi penguasa. Firaun juga menyebarkan berita hoaks dengan menyebutkan Nabi Musa AS adalah ahli sihir yang ingin merebut kekuasaan dari Firaun dan mengusir rakyatnya dari negeri mereka. Di masa Siti Maryam, Ibu Nabi Isa AS juga dituduh berbuat keji dan zina karena melahirkan seorang anak tanpa kehadiran seorang ayah.

Umat Islam pada masa Nabi Muhammad SAW juga berhadapan dengan berbagai macam berita hoaks. Tidak tanggung-tanggung, Nabi Muhammad sendiri menjadi sasaran kejinya hoaks saat Aisyah, istri nabi, dituduh mesum. Hoaks memang telah ada sejak masa Nabi Adam AS. Hanya saja media penyebarannya yang berbeda. Pada masa kini, fitnah itu menyebar menggunakan media sosial (sosmed).

Keberadaan internet dan media sosial di zaman modern seperti sekarang membuat berbagai informasi semakin mudah didapat. Kehidupan manusia dewasa ini tak bisa lepas dari teknologi informasi dan teknologi khususnya internet. Manfaat internet bagi masyarakat dunia khususnya di Indonesia memang cukup banyak dan sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Indonesia tak hanya menggunakan internet sebagai media untuk meringankan pekerjaan, tapi juga untuk hal lain seperti bergaul atau bahkan mencari penghasilan tambahan. Internet sebagai sumber informasi tentang hal apapun tentu sangat membantu masyarakat. Bagi mereka yang bekerja di bidang pendidikan, bidang literasi, atau bidang kesenian, bisa mencari berbagai informasi dari internet.

Misalnya, saat seorang guru atau dosen yang akan memberi materi pelajaran dan ingin mencari informasi lebih banyak. Mereka bisa menggunakan internet. Tak hanya dalam hal pekerjaan, siapapun bisa mencari informasi tentang apa saja, termasuk informasi mengenai penyakit, informasi tempat hiburan dan lain-lain.

Sisi lain media sosial

Keberadaan internet juga bisa mempermudah atau mempercepat suatu pekerjaan. Misalnya, ada suatu data dari satu kantor yang harus diserahkan pada kantor lain, penyerahan ini bisa memanfaatkan media surat elektronik (email) yang tentunya menggunakan internet. Dalam hal pergaulan, internet juga punya peranan yang sangat besar.

Banyaknya forum dan jejaring sosial saat ini yang bisa membantu siapa saja untuk menambah pergaulan. Ini juga merupakan salah satu manfaat internet bagi masyarakat. Manfaat jejaring sosial juga tak hanya menambah pergaulan, tapi juga mempererat pertemanan dan membuat kita berlatih untuk bersosialisasi lebih baik.

Akhir-akhir ini marak sekali tentang bisnis online. Kita bisa menjalankan sebuah bisnis di internet. Kelebihan dari bisnis jenis ini adalah kita tidak perlu repot-repot menyewa lahan/toko untuk berjualan. Kita hanya harus menyiapkan barang yang akan dijual, mempromosikannya, lalu tinggal menunggu pembeli menghubungi kita. Kita bisa menjual apa saja melalui internet, mulai dari fashion, makanan, jasa, atau bahkan menjual rumah.

Media internet adalah salah satu media yang sangat bagus untuk promosi. Manfaat internet yang satu ini tak hanya berlaku bagi pebisnis online, tapi juga bagi kita yang punya toko atau perusahaan tertentu. Di sinilah letak manfaat jejaring sosial yang ada di internet. Kita bisa menggunakan jejaring sosial apapun untuk berpromosi, atau bahkan membuat situs pribadi yang memuat usaha kita.

Manfaat internet bagi masyarakat tak hanya terbatas pada para pebisnis, tapi juga untuk para konsumen. Bila kita malas keluar rumah untuk belanja barang-barang tertentu, kita bisa mencari barang yang kita inginkan lewat internet. Tinggal pesan, bayar dengan cara yang disepakati, lalu tunggu di rumah. Sungguh sangat mudah.

Singkatnya, sangat banyak manfaat internet bagi masyarakat. Internet memudahkan hidup. Keberadaan internet dan media sosial membuat berbagai informasi semakin mudah didapat. Namun karena ini pula berita palsu alias hoaks bisa beredar dengan luas dan cepat di publik. Hoaks banyak ditemukan bertebaran di berbagai jejaring sosial, pesan berantai yang diteruskan lewat instant messenger seperti whatsapp, facebook dan twitter hingga situs yang memang sengaja memuat berita palsu.

Sejatinya, media sosial dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Sayangnya, tidak sedikit yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi negatif dan berita bohong.

Media Sosial seharusnya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Namun sayangnya, tidak sedikit yang memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif dan berita bohong.

Tentu saja ini menjadi tugas besar semua pihak. Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri terus mensosialisasikan ke masyarakat agar tidak mudah "termakan" oleh berita bohong (hoaks). Masyarakat juga hendaknya lebih arif dan cerdas dalam bermedia sosial. Tidak mudah menyebarkan konten media sosial yang belum tentu kebenarannya. Mulailah mencari berita dari sumber-sumber terpercaya; media-media arus utama yang menyiarkan berita setelah proses redaksional. Sudah saatnya kita berubah, agar fitnah tak terus berganti baju.

*) Penulis adalah Kepala Seksi Penguatan Sumber Daya Komunikasi dan Ekosistem Smart City Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Pengurus Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Provinsi Aceh. 

Komentar

Loading...