Breaking News

Dr. Amri : Yakin Tiga KEK di Aceh Solusi Pengentasan Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat.

,
Dr. Amri : Yakin Tiga KEK di Aceh Solusi Pengentasan Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat.

MIMBARACEH.COM, BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Unsyiah akan menggelar diskusi tentang potensi Kawasan Ekonomi Khusus dan strategis pengentasan kemiskinan di Aceh. Seminar ini akan berlangsung di Warung Coffe Gampong Gayo pada hari sabtu 8 Februari 2020. (5/2/2020)

Kegiatan ini akan menghadirkan Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin, SIP. Director Center For Public Policy and Development Studies ([email protected]), Dr. Amri, SE,. M. Si. Rektor Universitas Kebangsaan Indonesia, Dr. Marwan, M. Pd. Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis Islam Unsyiah, Dr. Edi Gunawan. Tokoh masyarakat Barsela, Nurchalis, SP,. M. Si. Akademisi Universitas Malikul Saleh Lhokseumawe, Dr. Rusidy Abubakar, SE,. M. Si.

Salah seorang pemateri yang juga Director Center For Public Policy and Development Studies ([email protected]), Dr. Amri, SE,. M. Si, yang diminta tanggapannya membenarkan rencana diskusi tersebut.

Dr. Amri mengatakan, rencana pemerintah menghidupkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) perlu di dukung dalam rangka menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh.

“Seperti Rencana tiga KEK ini ada di Barsela Halal, KEK Ladong Aceh Besar dan KEK Lhokseumawe," jelas pengamat Ekonomi Aceh ini, Rabu (5/2).

Ia mengatakan, kalau ketiganya bisa terwujud bisa menampung tenaga kerja yang banyak dan bisa menurunkan angka pengangguran dan menurunkan tingkat kemiskinan, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Aceh. "Inilah yang dinamakan kesejahteraan rakyat Aceh," ungkapnya.

Dr. Amri yakin, jika ketiga KEK ini terwujud maka tingkat kemiskinan akan turun, pertumbuhan ekonomi akan naik dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud.

"Kalau ketiga KEK ini bisa extion di lapangan maka kepemimpinan PLT Gubernur Aceh akan tercatat dalam sejarah di Aceh," jelasnya.

Selama ini, sambung Amri, pemerintah memberikan tanggapan bagus pada perencanaan akan tetapi extion belum ada.

"Maka diperlukan langkah langkah strategis yang pasti untuk mewujudkan ketiga KEK tersebut," bebernya.

Ia menambahkan, dalam diskusi ini mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dan menjadi peserta aktif.

Diskusi ini penting supaya bisa sama sama mendorong pemerintah dan memperjuangkan KEK di Aceh demi kesejahteraan rakyat Aceh. (ai)

Komentar

Loading...