Breaking News

BEM FKIP USK Gelar Konser Amal Untuk NTT

,
BEM FKIP USK Gelar Konser Amal Untuk NTT
"Dari hasil penggalangan dana dan konser amal untuk penyintas bencana banjir bandang dan longsor di NTT, terkumpul Rp 16.000.000 yang diserahkan langsung kepada ACT Aceh."

MIMBARACEH.COM, BANDA ACEH -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universutas Syiah Kuala (USK) melakukan aksi galang dana untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami musibah bencana beberapa waktu lalu. Aksi kemanusiaan ini sudah dilakukan beberapa hari yang lalu dengan melalukan penggalangan dana di wilayah Banda Aceh dan juga dengan cara open donasi dan hasil donasi diserahkan kepada Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.

Puncak aksi ini dilakukan pada malam Sabtu, (09/04/21) di Cafe New Normal dengan menggelar konser amal BEM FKIP PEDULI dengan tema mari bersama memberi cinta dan kepedulian untuk NTT "Charity for Humanity" dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Noval selaku ketua panitia kegiatan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan ketua Organisasi Mahasiswa beserta para relawan yang telah suka rela membantu aksi galang dana ini dengan lancar.

"Aksi galang dana ini juga melibatkan seluruh ormawa FKIP USK dan juga bekerja sama dengan Pemuda peduli sosial (P2S) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menyalurkan dana ke NTT, aksi ini digelar 2 hari 1 malam" tambahnya

Dana yang telah terkumpul dari aksi penggalangan ialah sekitar 16.000.000 juta rupiah.

"Dana akan segera diserahkan kepada pihak ACT yang nantinya akan disalurkan ke NTT. Kemudian diikuti dengan penyerahan piagam apresiasi dari pihak ACT untuk BEM FKIP USK" tuturnya lagi.

Zulfurqan selaku Kepala Cabang ACT Aceh mengatakan bahwa Insyaallah ACT akan mengoptimalkan donasi tersebut untuk membantu para penyintas bencana banjir bandang dan longsor di NTT sesuai amanah yang diberikan.

Viky Nur Hakim, Ketua BEM FKIP USK. Mengapresiasi kepada seluruh mitra partner yang telah berkerjasama dalam menyukseskan penggalangan dana ini.

"Hari ini kemanusiaan yang telah hilang bukan berbicara masalah bencana ataupun kematian. Tetapi hilangnya kepedulian sesama manusia", ujarnya

Dia menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial BEM FKIP USK terhadap korban yang terdampak musibah di Flores yang harus menjadi perhatian dan kepedulian untuk semua pihak termasuk mahasiswa sendiri. []

Komentar

Loading...